l

Daun , Pohon dan Angin

Friday, May 06, 2005

Alasan mengapa orang2 memanggilku "Pohon"
karena aku sangat baik dalam menggambar
pohon. Setelah itu, aku selalu enggunakan gambar
pohon pada sisi kanan sebagai trademark pada
semua lukisanku. Aku telah berpacaran sebanyak
5 orang wanita ketika aku masih di SMA.
Ada satu wanita yang aku sangat aku cintai, tapi
aku tidak punya keberanian untuk
mengatakannya. Dia tidak memiliki wajah yang
cantik, tubuh yang sexy, dsb, dia sangat peduli
dengan orang lain dan religius tapi dia hanya
wanita biasa saja. Aku menyukainya, sangat
menyukainya, menyukai gayanya yang innocent
dan apa adanya, kemandiriannya, aku menyukai
kepandaiannya dan kekuatannya. Alasan aku
tidak mengajaknya kencan karena aku merasa dia
yang sangat biasa dan tidak serasi untukku. Aku
juga takut, jika kami bersama semua perasaan
yang indah ini akan hilang. Aku juga takut kalau
gosip2 yang ada akan menyakitinya. Aku merasa
dia adalah "sahabatku" dan aku akan memilikinya
tiada batasnya dan aku tidak harus memberikan
semuanya hanya untuk dia. Alasan yang terakhir,
membuat dia menemaniku dalam berbagai
pergumulan selama 3 tahun ini. Dia tau aku
mengejar gadis2 lain, dan aku telah membuatnya
menangis selama 3 tahun. Ketika aku mencium
pacarku yang kedua, dan terlihat olehnya. Dia
hanya tersenyum dengan berwajah merah dan
berkata "lanjutkan saja" dan setelah itu pergi
meninggalkan kami. Esoknya, matanya bengkak ..
dan merah ..
Aku sengaja tidak mau memikirkan apa yang
menyebabkannya menangis, but aku tertawa
dengannya seharian. Ketika semuanya telah
pulang, dia sendirian di kelas untuk menangis. Dia
tidak tau bahwa aku kembali dari latihan sepak
bola untuk mengambil sesuatu di kelas, dan aku
melihatnya menangis selama sejam-an. Pacarku
yang ke-4 tidak menyukainya. Pernah sekali
mereka berdua perang dingin, aku tau bukan
sifatnya untuk memulai perang dingin. Tapi aku
masih tetap bersama pacarku. Aku berteriak
padanya dan matanya penuh dengan air mata
sedih dan kaget. Aku tidak memikirkan
perasaannya dan pergi meninggalkannya bersama
pacarku. Esoknya masih tertawa dan
bercandaDenganku seperti tidak ada yang terjadi
sebelumnya. Aku tau bahwa dia sangat sedih dan
kecewa tapi dia tidak tau bahwa sakit hatiku sama
buruknya dengan dia, aku juga sedih. Ketika aku
putus dengan pacarku yang ke 5, aku
mengajaknya pergi.
Setelah kencan satu hari itu, aku mengatakan
bahwa ada sesuatu yang ingin kukatakan
padanya. Dia mengatakan bahwa kebetulan sekali
bahwa dia juga ada sesuatu yang ingin dia
katakan pada ku. Aku cerita padanya tentang
putusnya aku dengan pacarku dan dia berkata
tentang dia sedang memulai Suatu hubungan
dengan seseorang. Aku tau pria itu. Dia sering
mengejarnya selama ini. Pria yang baik, penuh
energi dan menarik. Aku tak bisa memperlihatkan
betapa sakit hatinya aku, tapi hanya bisa
tersenyum dan mengucapkan selamat padanya.
Ketika aku sampai dirumah, sakit hatiku
bertambah kuat dan aku tidak dapat menahannya.
Seperti ada batu yang sangat berat di dadaku. Aku
tak bisa bernapas dan ingin berteriak namun tidak
bisa. Air mata mengalir dan aku jatuh menangis.
Sudah sering aku melihatnya menangis untuk pria
yang mengacuhkan kehadirannya. Ketika upacara
kelulusan, aku membaca SMS di Handphoneku.
SMS itu dikirim 10 hari yang lalu ketika aku sedih
dan menangis. SMS itu berbunyi,
"Daun terbang karena Angin bertiup atau karena
Pohon tidak memintanya untuk tinggal ?"

~AtLAntiK~ [Hagane no Renkinjutsushi] 1:55 AM